Novel Animal Farm

19 Aug 2013

e504f11c4a8a41fa0c28fa4f376540a3_animal

Animal Farm ialah alegori satiris tentang totalitarianisme Uni Soviet. Peristiwa-peristiwa utama dalam buku ini berdasarkan peristiwa-peristiwa Uni Soviet semasa Kekaisaran Rusia, dan setelahnya. Orwell, pendukung sosialisme demokratis serta anggota Independent Labour Party (sebuah partai buruh di Britania Raya) selama beberapa tahun, adalah pengkritik Stalin. Ia mencurigai paham Stalinisme yang dipandu oleh Moskwa selepas pengalamannya dalam Perang Saudara Spanyol.

Kejadiankejadian dalam novel ini memiliki kemiripan dengan keadaan yang sebenarnya pada saat si pengarang menulis novel tersebut. Sebagai contoh adalah adanya perebutan kekuasaan antara Stalin dan Trotsky, yang dilambangkan dengan perseteruan antara Napoleon dan Snowball. Persoalan kelas sosial yang sangat terlihat antara kaum proletariat (pekerja), borjuis (kaum bangsawan) dan elit politik saat itu.

Tokoh-tokoh di dalam cerita ini sebagian besar didasarkan pada tokoh-tokoh atau institusi perlembagaan di Rusia dan Uni Soviet. Ini termasuk Karl Marx (Major Tua), Vladimir Lenin (Major Tua), Leon Trotsky (Snowball), Joseph Stalin (Napoleon), Adolf Hitler (Frederick), Sekutu (Pilkington), kaum proletar (Boxer), kaum borjuis (Mollie), and pihak gereja (Moses).

Novel tersebut merupakan fabel satir politis yang mengkritisi kapitalisme dan komunisme. Kritik terhadap praktik-praktik kapitalis direpresentasikan oleh tokoh Mr. John pemilik Manor Farm. Kritik terhadap komunisme direpresentasikan oleh para tokoh binatang yang memberontak terhadap Mr John. Marxisme sebagai sebuah ideologi subversif direpresentasikan oleh seekor babi hutan bernama Old Major. Komunisme sebagai praktis politik direpresentasikan oleh seekor babi bernama Napoleon. Sistem produksi ekonomi para binatang diekploitasi oleh Mr John, dan setelah terjadi revolusi semu dieksploitasi oleh regim Napoleon. Perjuangan kelas (class struggle) diawali dengan perjuangan wacana (discourse struggle) dan dilanjutkan dengan perjuangan kekuasaan (power struggle). Orasi Old Major di depan para binatang merupakan perjuangan wacana, dan pemberontakan para binatang di bawah kepemimpinan Napoleon merupakan perjuangan kekuasaan. Perjuangan kelas terutama diperoleh oleh rezim Napoleon yang menjadi kelas penguasa.

Dari penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa novel Animal Farm adalah salah satu contoh karya sastra yang mengungkapkan masalah social pada jamannya kepada pembaca. Di dalam novel tersebut, pengarang berusaha mengetengahkan pendapat pribadinya dan mengkritik keadaan sosial saat itu yang menurutnya tidak baik. Kritik melalui suatu karya sastra adalah suatu kritik yang sangat efektif, selain dapat langsung diketahui publik, pihak yang disudutkan tidak dapat berbuat banyak untuk menuntut si pengarang. Salah satu perspektif teori sosial yang digunakan oleh George Orwell dalam novelnya Animal Farm adalah Marxisme. Dalam perspektif ini pokok persoalan kelas sangat penting karena perjuangan kelas merupakan antagonisme yang menggerakan dialektika materialisme. Menurut Marx persoalan sosial bersumber pada sistem produksi ekonomi yang menjadi struktur dasar sebuah masyarakat, dan sistem produksi tersebut mempengaruhi superstruktur pemerintahan, pendidikan, kebudayaan, kesenian, dan lain-lain.

Meskipun awalnya ditulis untuk mengkritik komunisme Rusia dan Uni Soviet, namun karena bentuk perumpamaan atau satire yang digunakannya, maka penafsiran yang terlepas dari konteks Uni Soviet juga dimungkinkan. Secara umum, tokoh Napoleon melambangkan pemerintah yang akhirnya menjadi diktaktor, bisa jadi Soeharto, Mao Zedong, Fidel Castro, Saddam Hussein , Slobodan Miloevi dan lain-lain. Animal Farm juga dapat melambangkan negara-negara yang mereka perintah, baik Indonesia, RRC, Kuba, Uganda, Irak, Chile, Yugoslavia, dan lain-lain.


TAGS Sastra Dunia Novel Animal Farm Kekuasaan Add new tag 30HariNonstopNgeblog


-

Author

Follow Me